MEDIAMINANG.COM – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan perkembangan penanganan bencana di wilayahnya saat menerima kunjungan kerja reses Komisi I DPR RI di Markas Kodam XX/Tambun Itam, Jumat (6/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi menjelaskan bahwa proses penanganan pengungsi di Sumatera Barat telah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Ia menyebutkan bahwa saat ini tidak ada lagi warga terdampak bencana yang tinggal di tenda pengungsian.
Menurutnya, para pengungsi telah dipindahkan ke hunian sementara atau memilih tinggal bersama kerabat mereka. Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang dilakukan pemerintah daerah bersama berbagai pihak.
Mahyeldi juga menekankan bahwa keberhasilan penanganan pengungsian tidak terlepas dari pemanfaatan sistem dashboard kebencanaan yang digunakan oleh Forkopimda Sumbar untuk memantau kondisi lapangan. Melalui sistem tersebut, distribusi bantuan dan logistik kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih tepat dan terkoordinasi.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diprioritaskan, salah satunya percepatan normalisasi sungai. Hal ini dinilai penting mengingat potensi peningkatan curah hujan yang diperkirakan terjadi pada akhir Maret.
Sementara itu, pihak Tentara Nasional Indonesia melalui perwakilan Kodam XX/Tambun Itam menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana di daerah tersebut.
Kasdam XX/TIB, Heri Prakosa Wibowo, yang mewakili Pangdam, menyampaikan bahwa kunjungan Komisi I DPR RI menjadi momentum penting bagi jajaran TNI di wilayah Sumbar dan Jambi dalam memperkuat kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana.
Dalam pertemuan tersebut, Kodam XX juga memaparkan kesiapan operasional militer dalam menghadapi kemungkinan bencana berskala besar. Hal ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berperan dalam operasi militer selain perang, termasuk penanggulangan bencana.
Ketua tim kunjungan kerja, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, bersama sejumlah anggota lainnya seperti Syahrul Aidi Maazat, Sohibul Iman, dan Mulyadi, menyampaikan bahwa hasil kunjungan ini akan menjadi bahan masukan penting bagi DPR dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan anggaran terkait penanggulangan bencana.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Sumatera Barat.
Sumber: Diskominfotik Sumatera Barat
