MEDIAMINANG.COM – Kepolisian Resor Dharmasraya Regency mulai memetakan sejumlah titik rawan kemacetan di sepanjang Jalur Lintas Sumatera menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan sekaligus memastikan kelancaran perjalanan para pemudik yang melintasi wilayah gerbang selatan Sumatera Barat.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya, Wahyuli Amra, menyebutkan bahwa pemetaan titik rawan kemacetan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, terdapat tiga lokasi yang diperkirakan akan mengalami kepadatan kendaraan selama arus mudik. Ketiga titik tersebut berada di Simpang 4 Pulau Punjung, Simpang 4 Sikabau, dan Simpang 4 Koto Baru.
Lokasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan karena merupakan persimpangan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi serta menjadi jalur pertemuan kendaraan lintas provinsi.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satlantas Polres Dharmasraya telah menyiapkan berbagai langkah pengaturan lalu lintas, termasuk melakukan patroli serta pengaturan arus kendaraan secara manual apabila terjadi penumpukan.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan tiga Pos Pelayanan (Posyan) yang ditempatkan di wilayah Sungai Rumbai, Umega Gunung Medan, dan RTH Pulau Punjung.
Pos pelayanan tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Dharmasraya mengerahkan sebanyak 74 personel yang akan bertugas mengamankan arus mudik dan arus balik. Pengamanan juga dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah instansi lain seperti TNI, Dinas Kesehatan, BPBD, serta Dinas Perhubungan.
Sumber: Tribun Padang
