MEDIAMINANG.COM – Semen Padang FC tengah menghadapi tantangan berat untuk bertahan di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, yakni BRI Super League musim 2025/2026. Tim berjuluk Kabau Sirah itu kini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan raihan 20 poin.
Posisi tersebut membuat peluang mereka untuk keluar dari zona degradasi semakin menantang, terutama karena persaingan di papan bawah berlangsung sangat ketat. Selisih poin antar tim relatif tipis, sehingga perubahan posisi klasemen bisa terjadi dalam waktu singkat.
Sisa sembilan pertandingan yang akan dijalani menjadi penentu nasib Semen Padang FC di musim ini. Manajemen dan tim pelatih dituntut untuk menyusun strategi terbaik, mengingat lawan yang akan dihadapi tergolong kuat.
Kabau Sirah dijadwalkan bertemu sejumlah tim papan atas seperti Persib Bandung, Borneo FC, hingga Persija Jakarta. Laga-laga tersebut diprediksi menjadi ujian berat dalam upaya mereka mengumpulkan poin.
Untuk menjaga peluang bertahan, Semen Padang wajib memaksimalkan pertandingan kandang dengan meraih kemenangan. Selain itu, performa lini depan dan pertahanan juga harus ditingkatkan agar mampu menghadapi tekanan dari tim-tim papan atas.
Dalam waktu dekat, Semen Padang akan menghadapi pemuncak klasemen, Persib Bandung, pada 5 April 2026. Laga ini menjadi ujian penting bagi mental dan kualitas permainan tim.
Setelah itu, mereka juga harus melakoni laga tandang melawan Persis Solo yang merupakan pesaing langsung di papan bawah. Hasil dari pertandingan-pertandingan tersebut, serta performa tim lain, akan sangat menentukan peluang Semen Padang untuk bertahan di Liga 1 musim depan.
Sumber: Tribun Padang
