Komentar “Unprofesional Club” Viral, Manajemen Semen Padang FC Klarifikasi

MEDIAMINANG.COM – Pernyataan mantan pemain Semen Padang FC, Ronaldo Kwateh, yang menyebut “unprofesional club” di kolom komentar media sosial, menjadi viral dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Komentar tersebut muncul pada unggahan Instagram pemain Semen Padang FC, Ferdiansyah, yang saat itu mengenakan jersey latihan tim dengan keterangan singkat. Dalam unggahan tersebut, Ronaldo menuliskan komentar “Unprofesional Club” yang kemudian ramai diperbincangkan.

Menanggapi hal itu, Manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf, memberikan klarifikasi. Ia menyebut Ronaldo Kwateh telah resmi dilepas oleh manajemen sejak putaran kedua kompetisi.

“Memang di putaran kedua dia sudah resmi kita lepas. Namun, ada beberapa hal administratif yang belum terselesaikan karena sempat tertunda,” ujarnya.

Terkait tudingan yang dilontarkan Ronaldo, Masykur membantah anggapan bahwa klub tidak profesional. Ia menegaskan bahwa manajemen tetap berjalan sesuai standar, termasuk dengan keikutsertaan tim di kompetisi Liga 1.

“Saya kira tidak seperti itu. Kalau dibilang tidak profesional, kita tidak mungkin berlaga di Liga 1. Kita juga merekrut pemain dengan nilai kontrak yang tidak kecil,” tegasnya.

Ia juga menyinggung soal kontribusi pemain selama memperkuat tim, namun tidak ingin memberikan penilaian secara terbuka.

“Kalau mau fair, kontribusinya selama satu musim bersama tim seperti apa, itu bisa jadi bahan evaluasi. Tapi kita tidak ingin menilai pemain secara sepihak,” katanya.

Masykur menambahkan, keputusan berpisah dengan Ronaldo Kwateh merupakan hasil komunikasi antara kedua belah pihak. Meski demikian, ia mengakui masih ada proses administratif yang belum sepenuhnya rampung.

“Memang sudah ada pembicaraan antara manajemen dan pemain hingga diambil keputusan tersebut. Namun, secara waktu sebenarnya masih ada rentang yang berjalan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pihak manajemen tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh kewajiban kepada pemain, termasuk hal-hal administratif yang masih tertunda.

“Intinya memang ada kendala di administrasi, tapi kewajiban kita sebagai manajemen tetap akan diselesaikan,” tutupnya.

Sumber: Tribun Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *