MEDIAMINANG.COM – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan pembangunan ulang Stadion Haji Agus Salim di Padang dengan desain baru yang lebih modern dan berstandar internasional.
Rancangan stadion terbaru tersebut menampilkan konsep arsitektur modern dengan struktur atap melengkung serta fasad megah yang tetap mengusung identitas budaya Minangkabau melalui warna Marawa, yakni hitam, merah, dan kuning keemasan.
Proyek pembangunan stadion ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp400 miliar yang bersumber dari APBN. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahap akhir persiapan dokumen tender.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyampaikan bahwa perencanaan dan desain stadion telah rampung dan tinggal menunggu proses lelang.
Ia menjelaskan, awalnya stadion hanya direncanakan untuk direnovasi, namun setelah dilakukan kajian, diputuskan untuk dilakukan pembangunan ulang secara total.
Stadion baru nantinya dirancang memiliki kapasitas sekitar 15.000 penonton dengan konsep single seat serta memenuhi standar AFC.
Selain itu, berbagai fasilitas modern juga akan disediakan, seperti lounge, royal box, lift, kantor Asprov PSSI Sumbar, hingga toko merchandise untuk Semen Padang FC.
Andre menargetkan proses tender dapat dilakukan pada April atau awal Mei 2026, dengan penandatanganan kontrak direncanakan pada akhir Mei.
Pembangunan fisik diperkirakan dimulai setelah kompetisi musim 2025–2026 berakhir, sekitar Juli 2026, dan ditargetkan selesai dalam waktu satu tahun.
Selama proses pembangunan, Semen Padang FC akan menggunakan stadion alternatif sebagai kandang sementara.
Pemerintah juga memastikan bahwa pembangunan akan memperhatikan standar teknis serta dampak terhadap masyarakat sekitar melalui langkah mitigasi yang telah disiapkan.
Dengan pembangunan ulang ini, Stadion Haji Agus Salim diharapkan menjadi ikon baru sepak bola Sumatera Barat yang modern dan berkelas internasional.
Sumber: Tribun Padang
