25 Warga Pasaman Barat Diduga Keracunan, Dinkes Imbau Orang Tua Awasi Jajanan Anak

MEDIAMINANG.COM – – Sebanyak 25 warga di Jorong Pigogah, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat diduga mengalami keracunan makanan.

Peristiwa ini diduga terjadi setelah para korban mengonsumsi jajanan bakso tusuk bakar di lingkungan tempat tinggal mereka.

Mayoritas korban merupakan kelompok usia rentan, yakni 24 orang anak-anak dengan rentang usia mulai dari 15 bulan hingga 12 tahun. Sementara satu korban lainnya merupakan orang dewasa.

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Dugaan awal, diduga setelah menyantap bakso bakar,” kata Gina Alecia.

Ia menjelaskan, kasus ini mulai terdeteksi sejak Rabu (15/4/2026) malam hingga Kamis (16/4/2026) pagi, setelah adanya lonjakan pasien ke Puskesmas Air Bangis.

“Hingga pukul 08.00 WIB pagi ini, total ada 25 pasien yang tercatat masuk dengan keluhan keracunan makanan,” ungkapnya, saat dihubungi TribunPadang.com, Kamis (16/4/2026).

Pada gelombang pertama, sebanyak 22 orang datang dengan kondisi tubuh lemas dan gejala serupa.

“Pasien datang dengan keluhan mual-mual, muntah yang hebat, sakit perut melilit, serta diare,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut, 17 orang harus menjalani rawat inap intensif, sementara lima lainnya diperbolehkan pulang dengan rawat jalan.

Jumlah korban kemudian bertambah tiga orang pada Kamis pagi dengan keluhan pusing berat dan sesak napas. Namun, seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis.

Update terakhir hingga pukul 09.00 WIB menunjukkan kondisi pasien mulai membaik.

“Saat ini yang masih menjalani rawat inap tersisa lima orang lagi. Sementara 12 orang lainnya sudah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Pasaman Barat juga telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi di lokasi kejadian.

“Tim kami saat ini sudah berada di lapangan, tepatnya di Jorong Pigogah dan Puskesmas, untuk mengumpulkan data akurat terkait penyebab pasti kejadian ini,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, sampel makanan berupa bakso tusuk serta sampel muntah korban telah diamankan untuk diuji di laboratorium.

Sampel tersebut dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Sumatera Barat guna memastikan penyebab keracunan.

Selain itu, Dinkes Pasaman Barat mengimbau para orang tua agar lebih waspada terhadap jajanan anak.

“Kita sampaikan agar orang tua mendampingi anaknya supaya tidak jajan sembarangan. Kemudian mengawasi jajanan anak walaupun jajanan tersebut menjadi langganan,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *