MEDIAMINANG.COM – PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur energi nasional melalui proyek revitalisasi Terminal LPG di Fuel Terminal (FT) Medan, Belawan, Sumatera Utara. Proyek strategis tersebut juga mendapat dukungan pengamanan pembangunan strategis (PPS) dari Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan revitalisasi terminal LPG itu dikerjakan oleh Pertamina Maintenance and Construction (PertaMC). Nantinya, suplai LPG ke Terminal LPG Belawan direncanakan menggunakan kapal berkapasitas besar dari Terminal LPG Arun di Lhokseumawe.
Hari menyebut proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan ditargetkan rampung pada tahun 2027. Pernyataan tersebut disampaikan saat monitoring dan kunjungan lapangan proyek revitalisasi di Medan, Sumatera Utara, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan itu turut dihadiri Direktur IV Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI Abdullah Noer Deny, Direktur Utama PertaMC Yardinal, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi.
Kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat langsung progres pengerjaan revitalisasi terminal LPG yang saat ini masih berlangsung.
Sunardi menjelaskan revitalisasi Terminal LPG Belawan diharapkan mampu memperkuat distribusi LPG sekaligus mendukung ketahanan energi di Sumatera Utara. Selain itu, keberadaan terminal tersebut juga dinilai penting untuk menjaga kelancaran pasokan LPG bagi masyarakat.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan energi melalui pembangunan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara Pertamina Patra Niaga, Kejaksaan Agung RI, serta berbagai pihak terkait, proyek revitalisasi Terminal LPG Belawan diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan energi nasional.
Sumber: Tribun Padang
