PLN Sebut Penurunan Konsumsi Pagi Hari Percepat Pemulihan Listrik Sumbar

MEDSIAMINANG.COM – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar menyebut penurunan konsumsi listrik masyarakat pada pagi hari membantu mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Barat pasca-gangguan transmisi sejak Jumat (22/5/2026) malam.

General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim, mengatakan kondisi beban listrik yang lebih rendah pada pagi hari membuat proses normalisasi sistem berjalan lebih cepat dibanding malam hari saat konsumsi energi meningkat.

Menurutnya, hingga Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, sistem kelistrikan Sumbar sudah pulih hingga 96 persen dengan sisa defisit daya sekitar 29,5 MW.

Ia menjelaskan, sebaran pemadaman di sejumlah kabupaten dan kota terus berkurang seiring penguatan sistem kelistrikan di wilayah Sumbar.

PLN juga berharap sinkronisasi pembangkit listrik di wilayah Sumatera dapat membantu menutupi kekurangan daya yang sempat terjadi selama proses pemulihan berlangsung.

Arjun memastikan seluruh sistem kelistrikan Sumbar akhirnya kembali normal sepenuhnya pada Minggu (24/5/2026) pukul 05.10 WIB.

Sebelumnya, pemadaman listrik massal sempat terjadi di berbagai wilayah Sumbar sejak Jumat malam dan berlanjut hingga Sabtu malam. Gangguan tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat, layanan telekomunikasi, hingga usaha kecil.

Di kawasan Lubuk Buaya, Kota Padang, warga mengaku terkejut karena listrik padam tanpa didahului hujan maupun angin kencang.

Seorang warga bernama Alif mengatakan pemadaman membuat rumah terasa panas sehingga banyak warga memilih menunggu di luar rumah sambil menanti listrik kembali menyala.

Selain itu, gangguan listrik juga memengaruhi jaringan telepon seluler dan akses internet di sejumlah lokasi.

Pemadaman turut dirasakan pelaku usaha kecil. Rio, pedagang lontong malam di Rimbo Panjang, mengaku harus menutup warung lebih awal karena kondisi gelap dan berkurangnya pembeli.

Informasi yang dihimpun menyebut gangguan tersebut dipicu terputusnya sistem transmisi listrik 275 kV pada jalur Rumbai–Muaro Bungo yang berdampak pada sistem penyaluran listrik di beberapa wilayah Sumatera.

Meski sempat mengganggu aktivitas masyarakat selama beberapa jam, pasokan listrik kini telah kembali normal dan aktivitas warga mulai berjalan seperti biasa.

Sumber: Tribun Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *