MEDIAMINANG.COM – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengadakan bazar murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro pada Senin (9/3/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menekan potensi inflasi sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Sejak pagi, ratusan warga terlihat memadati lokasi bazar untuk membeli paket sembako bersubsidi yang disediakan pemerintah melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Lebaran ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan akan pangan dengan harga terjangkau masih sangat dibutuhkan oleh warga.
Pelaksanaan program bazar murah tersebut dikelola oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Solok Selatan. Penyaluran paket sembako dilakukan secara terarah dengan mengacu pada data usulan dari pemerintah nagari di seluruh kecamatan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Solok Selatan, Musperi Hendra, menjelaskan bahwa mekanisme distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah nagari agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Secara keseluruhan, pemerintah daerah menyiapkan sebanyak 1.997 paket sembako untuk didistribusikan kepada masyarakat di tujuh kecamatan di wilayah Solok Selatan. Paket tersebut berisi sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir yang sering mengalami kenaikan harga menjelang hari besar.
Sementara itu, Bupati Solok Selatan, Khairunas, menyebutkan bahwa kenaikan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional merupakan fenomena yang kerap terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan langkah intervensi melalui program pasar murah agar harga tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Sumber: Tribun Padang
