Pemulihan Sawah Terdampak Banjir di Agam Tunggu Pencairan Anggaran Usai Lebaran 2026

MEDIAMINANG.COM – Pemerintah memastikan pencairan anggaran pemulihan lahan sawah yang terdampak banjir di Kabupaten Agam baru dapat dilakukan setelah libur Lebaran 2026.

Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumatera Barat, Afniwirman, menyebut wilayah Agam menjadi daerah dengan tingkat kerusakan sawah paling parah akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Selain Agam, sejumlah daerah lain yang juga terdampak antara lain Kabupaten Solok, Padang Pariaman, Padang, Tanah Datar, serta Pesisir Selatan.

Meski menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, proses pemulihan di Agam masih terkendala administrasi pencairan dana. Untuk kategori kerusakan sedang, diperlukan dokumen perencanaan seperti Detail Engineering Design (DED) sederhana, sehingga proses pencairannya memakan waktu lebih lama.

Afniwirman menjelaskan, keterlambatan pengajuan persyaratan serta bertepatan dengan penutupan layanan perbankan selama Lebaran menjadi penyebab utama dana belum bisa dicairkan. Ia memperkirakan pencairan anggaran baru dapat dilakukan pada minggu kedua setelah hari raya.

Sementara itu, daerah dengan tingkat kerusakan lebih ringan justru menunjukkan progres lebih cepat. Untuk kategori rusak ringan, anggaran sudah disalurkan kepada kelompok tani dan saat ini sebagian besar masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan di lapangan.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan lahan pertanian di seluruh wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat. Targetnya, perbaikan sawah dengan kategori rusak ringan hingga sedang dapat rampung sepanjang tahun 2026 agar para petani bisa kembali berproduksi secara normal.

Sumber: Tribun Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *