Alek Bakajang 50 Kota Kembali Digelar Usai Lebaran, Pererat Silaturahmi Warga

MEDIAMINANG.COM – Tradisi budaya Alek Bakajang kembali digelar oleh masyarakat Nagari Gunuang Malintang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini berlangsung pada 4 hingga 8 Syawal atau bertepatan dengan 24–28 Maret 2026.

Alek Bakajang merupakan tradisi turun-temurun yang telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Dalam kegiatan ini, masyarakat menghias perahu atau kajang menjadi berbagai bentuk, seperti miniatur kapal pesiar, lalu mengaraknya menyusuri Sungai Batang Maek.

Tradisi ini dilaksanakan setelah Idulfitri sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga, sekaligus menjadi hiburan rakyat yang menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Selain arak-arakan perahu, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan upacara adat yang digelar di sejumlah istana adat, seperti Istana Dt. Bandaro, Istana Dt. Sati, Istana Dt. Simarajo, dan Istana Dt. Panduko Rajo. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional serta kuliner khas daerah.

Panitia menyebut, tradisi ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi simbol persatuan antarjorong dan suku di nagari tersebut.

Secara historis, Bakajang berasal dari kebiasaan masyarakat yang dahulu menggunakan perahu untuk saling berkunjung saat Lebaran karena keterbatasan akses darat. Hingga kini, tradisi tersebut tetap dilestarikan dengan semangat gotong royong, di mana warga bersama-sama membuat dan menghias perahu dengan berbagai tema menarik setiap tahunnya.

Kegiatan Alek Bakajang terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sumber: Diskominfo Lima Puluh Kota

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *