MEDIAMINANG.COM – Badan Pusat Statistik (Badan Pusat Statistik) Provinsi Sumatera Barat merilis data terbaru terkait pengeluaran masyarakat sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, rata-rata pengeluaran per kapita per bulan mencapai Rp1.542.109. Angka ini meningkat sekitar 4,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Pengeluaran masyarakat masih didominasi oleh kebutuhan pangan dengan nilai sekitar Rp821.552 per bulan atau setara 53,27 persen dari total belanja. Meski demikian, persentase ini sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya.
Sebaliknya, pengeluaran non-pangan mengalami peningkatan menjadi 46,73 persen atau sekitar Rp720.558 per bulan. Kenaikan paling signifikan tercatat pada kelompok barang tahan lama yang tumbuh hingga 20,62 persen, diikuti sektor aneka barang dan jasa sebesar 9,62 persen.
Data juga menunjukkan adanya perbedaan pola konsumsi antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Di daerah perkotaan, rata-rata pengeluaran mencapai Rp1.739.700 per bulan dengan dominasi belanja non-makanan. Sementara di perdesaan, pengeluaran rata-rata sebesar Rp1.325.164 per bulan dengan porsi terbesar masih untuk kebutuhan makanan.
Dalam rincian konsumsi, kategori makanan dan minuman jadi menjadi penyumbang terbesar. Menariknya, pengeluaran untuk rokok dan tembakau berada di posisi kedua, melampaui kebutuhan pokok seperti padi-padian dan sayuran.
Dari sisi pemerataan, tingkat ketimpangan di Sumatera Barat tergolong rendah dengan Indeks Gini sebesar 0,282. Hal ini menunjukkan distribusi pengeluaran masyarakat yang relatif merata serta daya beli yang masih terjaga.
Kenaikan pengeluaran ini mencerminkan perkembangan ekonomi masyarakat yang terus bergerak sepanjang tahun.
Sumber: Tribun Padang
