MEDIAMINANG.COM – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumbar masih dalam kondisi aman dan belum ditemukan adanya laporan kelangkaan dari kabupaten maupun kota.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait isu krisis BBM yang dipengaruhi situasi global. Menurutnya, hingga kini pasokan BBM masih mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah.
Selain memastikan ketersediaan BBM, pemerintah daerah juga mulai mengambil langkah antisipatif dengan mendorong penggunaan energi alternatif, seperti mobil listrik. Upaya ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM.
Mahyeldi menyebutkan bahwa penggunaan mobil listrik dinilai lebih efisien dari sisi biaya operasional, termasuk pajak dan perawatan. Bahkan, kendaraan listrik tersebut direncanakan akan digunakan untuk operasional pemerintahan.
Ia juga menyoroti dampak konflik geopolitik global yang berpotensi memengaruhi kondisi energi di Indonesia, termasuk harga BBM dan nilai tukar. Oleh karena itu, pemerintah daerah mulai melakukan berbagai langkah penghematan, seperti efisiensi anggaran dan pemanfaatan energi surya di sejumlah kantor pemerintahan.
Pemprov Sumbar pun telah menjalin koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota guna memperkuat sinergi dalam menghadapi kemungkinan krisis energi di masa mendatang. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Sumber: Tribun Padang
