MEDIAMINANG.COM – Persijap Jepara berhasil menjauh dari zona degradasi setelah bermain imbang 2-2 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-25 BRI Super League. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Sultan Agung pada Rabu (12/3/2026) malam.
Dalam laga tersebut, Persijap lebih dahulu unggul lewat gol yang dicetak oleh Borja Martínez. Namun, PSIM Yogyakarta mampu membalikkan keadaan melalui gol dari Ezequiel Vidal dan Ze Valente.
Persijap akhirnya berhasil menyamakan skor melalui gol Iker Guarrotxena sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil tersebut membuat persaingan di papan bawah klasemen liga semakin ketat menjelang berakhirnya musim.
Tambahan satu poin membuat Persijap kini mengoleksi 21 poin dari 25 pertandingan dan menempati posisi ke-14 klasemen sementara. Posisi tersebut membuat Persijap keluar dari zona degradasi dengan keunggulan satu poin dari tim yang berada di bawahnya.
Sementara itu, Madura United turun ke peringkat ke-15 dengan raihan 20 poin. Jumlah poin tersebut sama dengan yang dimiliki Semen Padang FC yang berada di posisi ke-16 dan masih berada di zona degradasi.
Di bawah Semen Padang FC terdapat PSBS Biak di peringkat ke-17 dengan 18 poin. Adapun posisi juru kunci ditempati oleh Persis Solo yang baru mengumpulkan 17 poin dari 24 pertandingan.
Persis Solo sendiri belum memainkan laga pada pekan ke-25 sehingga masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen jika mampu meraih poin pada pertandingan berikutnya.
Saat ini persaingan di papan bawah liga melibatkan lima tim yang berada di peringkat 14 hingga 18. Selisih poin yang tipis membuat perubahan posisi klasemen sangat mungkin terjadi hanya dalam satu pertandingan.
Dengan sembilan pertandingan tersisa hingga akhir musim, setiap poin menjadi sangat penting bagi tim yang berusaha menghindari zona degradasi di kompetisi Super League.
Sumber: Tribun Padang
