MEDIAMINANG.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan bantuan sapi kurban dari Presiden RI untuk Idul Adha 2026 tetap berjumlah 20 ekor.
Jumlah tersebut dibagikan ke seluruh kabupaten dan kota, serta satu ekor untuk tingkat provinsi.
“Untuk Sumatera Barat, kita punya 19 kabupaten dan kota. Masing-masing mendapatkan satu ekor, ditambah satu ekor untuk provinsi. Jadi totalnya 20 ekor,” ujar Hilman, Selasa (5/5/2026).
Ia menyebutkan, jumlah bantuan tahun ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlah sapi tahun ini sama dengan tahun lalu,” katanya.
Jenis sapi yang disalurkan bervariasi, tergantung ketersediaan di masing-masing daerah.
“Bisa peranakan ongole, limosin, simental, brahman, angus, bali, aceh, pesisir, hingga sapi lokal lainnya. Itu tergantung kabupaten dan kota yang menyediakan,” ujarnya.
Selain itu, sapi yang dipilih harus memenuhi syarat umur minimal dua tahun serta dalam kondisi sehat.
“Ciri sapi sudah dua tahun itu bisa dilihat dari giginya, sudah berganti dua pasang. Selain itu harus jantan dan tidak dikebiri,” jelasnya.
Untuk bobot, standar ideal mencapai 1 ton, namun masih ditoleransi minimal di atas 800 kilogram.
“Kalau tidak sampai satu ton, bisa digabung dua ekor sapi dengan total bobot di atas satu ton, asalkan tidak terlalu jauh perbedaan beratnya,” kata Hilman.
Penyaluran sapi dilakukan di masing-masing daerah dan dipotong di masjid yang telah ditunjuk.
“Sapi dipotong di daerah masing-masing, di masjid yang ditunjuk, terutama yang tahun lalu belum menerima bantuan presiden. Sementara untuk tingkat provinsi di Masjid Raya,” ujarnya.
Pengawasan dilakukan bersama petugas daerah untuk memastikan hewan kurban sesuai standar yang ditetapkan.
Sumber: Tribun Padang
