MEDIAMINANG.COM – Universitas Negeri Padang menekankan pentingnya tiga keberanian bagi para wisudawan dalam menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi pada Wisuda ke-142 periode April 2026.
Prosesi wisuda yang digelar di auditorium kampus tersebut diikuti sebanyak 1.681 lulusan, dengan 838 wisudawan diwisuda pada hari pertama, Minggu (5/4/2026), dan 843 lainnya pada hari kedua.
Rektor UNP, Krismadinata, menyampaikan bahwa lulusan harus memiliki keberanian dalam menghadapi perubahan, termasuk memanfaatkan perkembangan kecerdasan buatan (AI).
“Jangan melihat AI sebagai ancaman, tetapi sebagai alat yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Ia juga mendorong para wisudawan untuk berani mengambil peluang sekecil apa pun dalam mengembangkan diri.
“Ada kesempatan sekecil apa pun, ambil. Karena masa depan tidak datang dua kali,” katanya.
Selain itu, Krismadinata menekankan pentingnya keberanian untuk menjadi bagian dari solusi, bukan hanya mengeluh terhadap keadaan.
“Bangsa ini tidak butuh generasi yang hanya mengkritik, tetapi yang berani mengambil peran,” tegasnya.
Menurutnya, dunia saat ini tengah dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari krisis energi global, perubahan iklim, hingga ketidakpastian ekonomi. Oleh karena itu, lulusan dituntut untuk lebih adaptif, tangguh, dan terus belajar sepanjang hayat.
Ia juga menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.
“Wisuda bukan garis finis, tetapi awal untuk memasuki dunia yang penuh tantangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, UNP mewisuda lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pascasarjana hingga program vokasi dan sarjana dari sejumlah fakultas.
Acara wisuda turut dihadiri Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI, Beny Bandanadjaja, yang juga menyampaikan orasi ilmiah.
UNP juga menyampaikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah berperan dalam keberhasilan para wisudawan.
Ke depan, para lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta solusi dan penggerak perubahan di tengah dinamika global.
Sumber: Tribun Padang
